Wednesday, January 17, 2018

Kekaguman Gus Nabil Haroen PP Pagar Nusa Terhadap Sang Ulama Penjaga Bumi Pasundan - Banten

Menjelang rangka persiapan menuju pengukuhan Pengurusan Pusat PSNU Pagar Nusa, yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 januari 2018 dicirebon - jawa barat, berbagai persiapan matang dari pihak panitia harus dimaksimalkan sebaik mungkin, sarana dan prasarana tentu menjadi sorotan publik pagar nusa dan seluruh warga nahdliyin sejauh mana telah dilaksanakan.

Terlepas dari itu ada satu hal yang perlu diketahui oleh para warga-warga nahdliyin wabil khusus pendekar pagar nusa yang memiliki hajat, disela-sela kesibukan dan ditengah-tengah persiapan dua acara besar tersebut Nabil Haroen sekaligus Ketua PP Pagar Nusa telah melakukan misi permintaan restu dari para tokoh-tokoh ulama besar diberbagai wilayah salah satunya adalah kepada Abuya Muhtadi.
http://www.infopagarnusa.com
Pagar Nusa Luar Biasa

http://www.infopagarnusa.com
http://www.infopagarnusa.com

http://www.infopagarnusa.com
http://www.infopagarnusa.com

http://www.infopagarnusa.com
http://www.infopagarnusa.com

Bersama dengan Mohammad Natsir pengurus wilayah pagar nusa banten beliau beserta dengan rombongan mendatangi kediaman Abuya Muhtadi yang merupakan salah satu tokoh dengan karisma luar bisa

Abuya Muhtadi menjaga energi, Melihat sosok beliau, saya tak mampu lagi menahan haru beliau menerima kami dengan segenap rasa, " Memeluk" kami dengan "dekapan" cinta "Gus maksum , gus maksum! , tutur beliau dengan lantang. melihat dan mendengan Pagar Nusa, terbayang dibenak beliau sosok Almarhum Guru besar kita , Kh Abdullah Maksum Djauhari"

Saya memaknainya bahwa sebagai penerus generasi harus meneladani dan menjaga apa yang telah Gus maksum bangun, "Pagar Nusa" tidak hanya urusan silat saja namun juga tentang ketabiban, tradisi, seni dan lain sebagainya.

Telah kami haturkan undangan untuk hadir pada ijazah kubro, beliau menerima dengan gembiradan kembali memekikkan nama Gus Maksum,

Inilah yang menjadikan semangat kami bahwa nilai-nilai lama (al qadiim al shaalih) tak boleh dilupakan. dan tak lama kemudian beliau berkenan memberikan Do,a "Suwuk" pada sebotol air mineral yang kami bawa.

Sosok yang teduh dan arif serta penuh tawadlu' sangat jelas melekat pada Abuya Muhtadi saya tentu sangat jauh dari sifat-sifat yang beliau miliki, namun dengan penuh harap dengan sowan ini setidaknya akan memberi kami energi. tegas Gus Nabil

Banten , 16 Januari 2018


EmoticonEmoticon