Tuesday, July 25, 2017

SEJARAH GASMI | ERA KYAI ZUHUD: Mbah Manab (Kyai Abdul Karim Lirboyo)

Tags

SEJARAH GASMI ERA MBAH MANAF

History - Indonesia pada masa kolonial belanda
Dibuka dengan catatan sejarah nusantara pada masa penjajahan kolonial belanada dengan diungkapkan fakta-fakta maraknya tindak kekerasan, penyiksaan, perampasan dan tindakan kejahatan pada masa penjajahan.

Infopagarnusa.blogspot.com
Sejarah pagar nusa gasmi

Keahdiran bangsa asing dibumi pertiwi menimbulkan rasa takut dan cemas yang terus menghantui masyarakat nusantara, perampasan hak dan merampasan harta serta rempah-rempah sesuka mereka menimbulkan polemik Pro-Kontra diberbagai kalangan masyarakat .

Seiring dengan waktu,  kata dan aksi mempertahankan hak dan tanah air tercinta gencar dikumandangkan oleh pribumi yang merasa tertindas oleh perlakuan bangsa asing yang semena-mena, melihat kekacauan diseluruh negeri banyak bermunculan tokoh-tokoh pahlawan yang mencoba mempertahankan tanah air salah satu diantaranya adalah seorang ulama besar beliau adalah KH. Manaf abdul kharim dari jawa tengah.

Sebagai wujud keperhatinan akan bangsa dan tanah air-nya beliau yang telah memiliki sebuah pondok pesantren sederhana didaerah kediri yang merupakan tempat tempat menimba ilmu agama serta dijadikan oleh bilau "Mbah Manaf" sebagai pusat belajar ilmu beladiri, pada saat itu pelatihan silat diadakan dihalam depan masjid dan diikuti beberapa santri yang diasuhnya. hanya dengan cara inilah nantinya santri selain dibekali dengan ilmu agama merka juga dibekali dengan beladiri untuk bekal berdakwah kelak.

Gasmi
Berawal dari lingkungan pondok pesantren dikediri jawa timur sekitar tahun 1915 an gerakan pencak silat dari kalangan muslimin berdiri disebuah halaman masjid pondok pesantren yang diberi nama GASMI (Gerakan aksi silat muslimin indonesia) pada saa itu lebih sering disebut pencak bebas / pencak dor pencak silat ini diperkasai oleh seorang ulama yang mengasuh ponpes tersebut beliau adalah KH. Manaf abdul kharim kakek dari Kh.Abdullah maksum jauhari.

♢ Baca juga


Pada era Kh.Manaf abdul karim pencak silat gasmi memang tidak setenar pada era cucu beliau Kh.Abdullah maksum jauhari (Gus maksum). jaman boleh berubah dan era boleh berganti , gasmi era Mbah manaf telah sampai pada titik masa jaya-nya akan tetapi semangat yang mengalir pada generasi-generasi selanjutnya akan tetap membara dan tertanam didalam jiwa.

Selang beberapa dekade sekitar tahun 1960an dimana GASMI telah kembali dengan masa keemasannya , kala itu Kh.Abdullah maksum jauhari yang menjadi pewaris pencak silat gasmi dari kakeknya dengan berjuang untuk tetap mempertahankan keberadaan pencak silat sebagai tradisi kebudayaan nusantara. dan pada tahun 1965 gasmi mulai mengadakan beberapa tempat latihan di pondok pesantren lirboyo yang dipimpin oleh Kh. Abdullah maksum jauhari (Gus maksum) akan tetapi masih diikuti oleh santri yang tinggal didalam pondok pesantren saja hingga pada 1970 Gasmi telah resmi diperkenalkan dikalangan umum dengan diikuti oleh masyarakat luar pondok pesantren, berawal dari sinilah gasmi mulai berkembang pesat bukan hanya dilingkungan pondok pesantren lirboyo saja akan tetapi meluas hingga  diberbagai daerah sekitar kediri, ngajuk hingga ponorogo.

Gasmi sendiri merupakan pencak silat asli jawa timur dengan karakter yang keras , tangguh dan berani oleh karena itu waran merah darah dipulih sebagai seragam kebesaran resmi yang dikenakan gasmi dengan bade/logo yang sedemikian rupa (Lambang gasmi selengkapnya baca disini...) yang menjadi identitas pencak silat gasmi. beberapa materi yang dipejari didalamnya adalah kombinasi bantingan roda , lengket gapruk , manol gabah , ngguluk wedi , cikaretan dan lain-lain

Pada era Kh. Abdullah maksum jauhari (Gus maksum) gasmi mulai pemiliki peranan penting dalam menjaga kedaulatan NKRI dan meredam setiap kerusuhan yang dilakukan oleh kelompok sparatis sayap kiri.

♢ Tujuan gasmi didirikan adalah

  • Menjadikan pesantren sebagi pusat belajar ilmu agama dan pencak silat
  • Bekal santri dalam berdakwah agama
  • Bekal santri dalam membela amar makruf nahi munkar

Setelah itu pada 1986 beberapa ulama mengadakan deklarasi musyawarah besar untuk membahas keberadaan pencak silat yang sejak dulu sudah ada sebagai benteng diri dan benteng NKRI dimana keberadaannya mulai tergerus jaman. dalam musyawarah ini berdirilah sebuah wadah pencak silat yang yang mengikat pencak-pencak tradisional legendaris seperti NH Perkasa, Batara , Chimande , porsegal dan gasmi, telah terikat didalamnya maju dan bersama-sama mengembangkan pagar nusa sebagai induk silat tradisional dibawah naungan Nahdlatul Ulama.

Inilah sejarah gasmi. semoga info ini bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang pencak silat pagar nusa yang beraliran gasmi khususnya


EmoticonEmoticon