Wednesday, October 12, 2016

TATA CATA PEMBUKAAN LATIHAN PAGAR NUSA

Pagar Nusa
Adalah pencak silat yang terlahir dikalangan ulama-ulama besar nusantara, didalam pagar nusa terdapat berbagai aliran silat yang berkembang secara rukun dan damai hal yang paling membedakan pagar nusa dengan organisasi pencak silat lain adalah " keragaman "


Sangking banyaknya aliran silat yang terikat dipagar nusa hingga lahir istilah sentilan di para pesilatnya " kalo tidak beda berarti bukan pagar nusa " kenapa istilah sentilan ini sering diungkapkan, iya karena memang nenar jika pagar nusa memiliki kekayaan dari segi seni jurus dan materi yang sangat beragam.

jika dibandingkan dengan pencak silat lain atau silat tetangga sebelah pagar nusa memiliki tingkat koordinasi keanggotaan yang paling sederhana akan tetapi paling sulit unuk dilakukan hal itu di buktikan dari jumlah aliran yang ada didalamnya karena masing-masing memiliki sejarah dan latar belakang silat yang bermacam-macam namun itu bukan diarikan sebagi kendala

Jutru disinilah kehebatan guru-guru besar pagar nusa kita dibuktikan , 
Dengan pemikiran luar biasa beliau-beliau menyatukan puluhan aliran silat dari berbagai penjuru negeri kemudian mengembangkan seni jurus yang universal dan dapat dipelajari oleh semua aliran silat yang terikat didalamnya sebagai identitas paten pesilat pagar nusa.


Seperti salam Pagar Nusa sebagai salam universal aliran Pagar nusa , Jurus dasar Sd-Perguruan tinggi dan yang paling mengagumkan lagi adalah kemampuan dari guru-guru pagar nusa dalam menyamakan jatidiri seluruh aliran silat pagar nusa dimasing-masing individualnya yaitu dengan cara melalui Ikrar prasetiya dan tata cara pembukaan sebelum melakukan aktifitas silat

Baca selengkapnya Ikrar Prasetiya Pagar Nusa disini
Berikut beberapa aturan dan tata cara pembukaan pagar nusa

gambarpagarnusa.com
gambarpagarnusa.com


TEPOSLIRO SISWA PAGAR NUSA
  1. Bagi seluruh santri yang akan belajar silat pagar nusa diwajibkan berbadan suci dari hadast kecil/besar dengan mengambil wudlu terbih dahulu dan berpakaian rapi dan bersih
  2. Menyapa dan bersalaman dengan seluruh pelatih
  3. Duduk melingkar menyambung
  4. Pembacaan do'a istighosah tahlil disertai Do'a alfatihah untuk para guru pagar nusa dan yang paling utama do'a Alfatihah untuk baginda kanjeng Nabi Muhammad SAW.
  5. Berdiri melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya
  6. Berbaris dan dilanjutkan pemansan yang dipimpin ketua siswa/pelatih
  7. Pengulasan
  8. Penambahan
  9. Penutup / ditambah pengarahan kepada siswa dan briving sebagai penyemangat dalam berlatih kemudian ditutup dengan Do'a dan pembacaan Shalawat (Nariah ataupun Burdah )

Tata cara seperti ini hanya dimiliki oleh pencak silat pagar nusa jadi jangan sampai tradisi yang telah diwariskan oleh para guru-guru kita punah .. lestarikan dan jaga karena ini merupakan identitas pagar nusa sebagai silat yang beragam.


EmoticonEmoticon