Tuesday, October 25, 2016

RIDHO ORANG TUA ADALAH MANTRA MUJARAB PESILAT PAGAR NUSA

Tags

Karena demikian tinggi pengorbanan kedua orang tua maka janganlah kamu menyombongkan diri di hadapan keduanya dan durhaka. Allah subhanahu wa ta’alamemerintahkan kepadamu agar kamu berterima kasih kepada keduanya.


ٱشۡكُرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيۡكَ “Bersyukurlah kepadaku dan kepada kedua orang tuamu.” (Luqman: 14)
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhuberkata,  جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْأَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِيْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ:أَبُوْكَ. “Datang seseorang kepada Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Wahai Rasulullah , siapakah orang yang paling patut aku berbuat baik kepadanya?’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, ‘Ibumu.’ Orang itu berkata, ‘Kemudian siapa?’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, ‘Ibumu.’ Orang itu berkata, ‘Kemudian siapa?’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamberkata, ‘Ibumu.’ Orang itu berkata, ‘Kemudian siapa?  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamberkata, ‘Bapakmu’.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan,
يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ الصُحْبَةِ؟ قَالَ: أُمُّكَ، ثُمَّأُمُّكَ، ثُمَّ أُمُّكَ، ثُمَّ أَبُوْكَ، ثُمَّ أَدْنَاكَ أَدْنَاكَ. “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak aku temani?” Rasulullah menjawab, “Ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian bapakmu, kemudian (keluargamu) yang paling dekat dan yang paling dekat.” Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَجْزِي وَلَدٌ وَالِداً إِلاَّ أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوْكاً فَيَشْتَرِيْهِ فَيُعْتِقَهُ “Seorang anak tidak akan sanggup membalas jasa orang tuanya kecuali dia menjumpainya sebagai budak lalu dia membelinya dan memerdekakannya.”(HR. Muslim no. 1510)
#pagarnusa karena ridho kedua orang tua.


EmoticonEmoticon