Thursday, November 30, 2017

Salah Cetak Banom NU Harusnya Pagar Nusa Bukan PSHT

Nb: Tidak ada niatan membuat artikel propokatif , ini hanya bentuk protes saya sebagai anggota PSNU Pagar Nusa yang tercatat sebagai Banom resmi Nahdlatul Ulama terhadap kelakuan pengurus Nu diwilayah Lamongan.

Lamongan kembali berulah - Setelah beberapa bulan yang lalu melakukan sebuah kesalahan besar terhadap strutural Ke NU an pada 22 Oktober 2017 saat pemeringatan hari santri nasional yang diselenggarakan disukodadi lamongan , dengan melakukan percetakan sebuah Bander jajaran Banom dimana dalam bander tersebut banom yang harusnya diisi PSNU Pagar Nusa malah justru dicetak lambang PSHT.

Img : Kesalahan dalam mencetak jajaran banom NU adalah salah satu tindakan yang menyepelehkan organisasi resmi

Hal ini sontak membuat geger kalangan PSNU Pagar Nusa sebagai Banom resmi di struktural Nahdlatul Ulama. Segaja atau tidak sengaja ini merupakan kesalahan fatal karena telah mengganti Banom resmi yang telah ditetapkan organisasi Nahdlatul ulama yang mana PSNU Pagar Nusa sebagai Banom yang sah telah digantikan dengan organisasi silat lain.
Belom genap tiga bulan setelah kejadian memalukan tersebut berlalu sudah terulang lagi insident serupa yang kembali terjadi diwilayah lamongan teptanya didesa, Melihat kejadian ini terjadi untuk kedua kalinya ,Tidak ada salahnya jika kita beragumentasi bahwa ini bentuk intimidasi dari beberapa oknum yang mencoba memecah dan mengotak-atik struktural Nahdlatul Ulama yang resmi disepakati.

Jika memang ini acara yang diselenggarakan oleh organisasi pencak silat Psht jangan letakkan lambang dijejeran Banom NU, seharusnya lambang pagar nusa yang wajib dicetak dijajaran Banom  NU bukan lambang Psht yang nota bene bukan termasuk sebagai Banom. hal ini membuat banyak kalangan NU terkusus dikalangan PSNU Pagar Nusa yang ragu terhadap Ke NU an pengurus diwilayah tersebut .


22 Desember Memperingati Wafat Guru Besar Pagar Nusa

22 Desember 2003 merupakan hari dimana guru besar PSNU Pagar Nusa "Kh. Abdullah Maksum Jauhari" wafat diusia ke 57 tahun, semasa hidupnya Gus Maksum dikenal orang yang paling keras dan kritis terhadap pemerintah dan khususnya Nahdlatul Ulama. Bahkan beberapa kali pemikirannya bersebarangan dengan mantan ketua PBNU Alm. KH Abdurrahman Wahid. Selain itu, Gus Maksum dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam penumpasan sisa-sisa Partai Komunis Indonesia (PKI) di Blitar Selatan. Beliau telah menuliskan dan mengukir banyak jasa untuk Pagar Nusa , Nahdlatul Ulama dan Bangsa Indonesia.

Ilustrasi Masa Muda Gus Maksum Jauhari Ketum Pertama PSNU Pagar Nusa sekaligus Guru Besar PSNU Pagar Nusa

Bulan ini tepat pada 01 Desember 2017 - menjadi tonggak persiapan ke - 14 tahun memperingati wafatnya gus maksum. kita sebagai salah satu santri pagar nusa sekaligus murid Gus Maksum tentunya bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi kita untuk mengingat kembali masa dimana jasa-jasa beliau dimulai.

Do'a serta tindakan istiqommah dalam menuntut ilmu pencak silat Pagar Nusa merupakan salah satu dari sekian cara kita untuk tetap mengenang beliau, serta menjadikan diri kita sebagai generasi yang siap sedia menjaga, melestarikan dan mengembangkan budaya asli bangsa .

Terimakasih Gus Maksum atas jasa-jasa mu yang gigih menjaga dan memperjuangkan warisan leluhur bangsa , kami sebagai salah satu generasi muridmu akan selalu siap siaga untuk menjaga dan menurunkan ilmu-ilmu mu kepada generasi-generasi kami. Alfatihah..

Ucapan Terimkasih Gus Nabil Haroen Untuk Pagar Nusa - Munas dan Konbes NU-Lombok

Ketua Umum Pencak Silat NU Pagar Nusa Nabil Haroen terlihat sebagai pemimpin Apel Akbar Pendekar Pagar Nusa, beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang kepada seluruh pendekar-pendekar Pagar Nusa. "Sebagai Ketua Umum Pencak Silat NU Pagar Nusa, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam. Meski para pendekar hanya istirahat 2-3 jam dalam sehari, Alhamdulillah semuanya semangat dan aktif untuk mengawal kiai-kiai serta Bu Nyai. Ada 100 pendekar dari NTB, 97 pasukan inti nasional, termasuk pasukan inti wanita dari Banten," ungkap Nabil.

Gus Nabil Haroen Ketua Umum Pagar Nusa

Menurut Gus Nabil, pasukan inti dan pendekar Pagar Nusa yang hari ini mengawal Munas-Konbes PBNU adlaah para pendekar pilihan terbaik dari Pagar Nusa diberbagai wilayah serta telah teruji kualitasnya.

Kemudian Gus Nabil juga mengatakan bahwa Pagar Nusa telah menerima permintaan pembentukan dan pelatihan Pasukan Inti, lebih dari 50 Pengurus Wilayah dan Cabang. "Ada sekitar 250 Cabang Pagar Nusa di seluruh penjuru Indonesia dan Internasional. Pada awal 2018 nanti,Pagar Nusa akan ada 20an Cabang Internasional (Cabang Istimewa) yang akan terbentuk diantaranya: Jepang, Korea Selatan, China, Eropa dan Timur Tengah - Ini bukan wacana ini adalah target dan komitmen dari seluruh Pendekar PSNU Pagar Nusa" Harapan Admin.


Baca Juga : 


Pengurus Pusat Psnu Pagar Nusa "Nabil Haroen" Mengatakan kepada pendekar Pagar Nusa agar tetap konsisten mengamalkan amanah, sebagai Pagar Nahdlatul Ulama dan Bangsa. Selama empat bulan terakhir, Nabil Haroen dan jajaran pengurus Pagar Nusa telah bersilaturahmi dan konsolidasi langsung dengan lebih dari 150 PW dan PC Pagar Nusa di Indonesia dan Asia Tenggara. Dalam waktu dekat, Pagar Nusa juga akan bekerjasama dengan Kedutaan negara-negara Asia, Australia, Amerika dan Eropa, dalam bidang international security, inner energy dan seni budaya.

Pagar nusa gak perlu banyak tingkah pagar nusa yang penting istiqomah dan tetap jalankan apa yang menjadi tujuan pagar nusa karena lambat laun pagar nusa kaan menyebar diseluruh penjuru dunia. bersama Nahdlatul Ulama untuk mengharumkan nama Indonesia melalui budaya bangsa " Pencak Silat"


Pagar Nusa Adalah Banom NU Yang Sangat Penting - Sail Aqil Dalam Munas dan Konbes NU Lombok

Dalam Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat - Pagar nusa menerjunkan perwakilan Pasukan Inti (Pasti) dari berbagai wilayah, mulai dari NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten

Source Img: NU Online

Pasukan Inti (Pasti) Pagar Nusa merupakan barisan pendekar-pendekar terbaik yang dimiliki PSNU Pagar Nusa dipilih dan dilantik berdasarkan kriteria-kriteria yang memiliki standasrisasi kependekaran yang luar biasa , Oleh sebab itu dalam setiap acara yang dalam konten Ke-NU an Pasti selalu menjadi Garda terdepan menjaga dan mengawal para tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama bersama GP Ansor /Banser

Baca Juga:
Melihat peran penting Pagar nusa , Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj mengucapkan terima kasih dan apresiasi setingi-tinginya terhadap pengabdian para pendekar Pagar Nusa. dia mengatakan "Pagar Nusa ini merupakan Banom NU yang sangat penting dan vital. Terbukti, dalam catatan sejarah bangsa Indonesia, peran para pendekar Pagar Nusa dan Kiai-Kiai pesantren, sangat krusial. Peran ini tidak banyak tercatat dalam sejarah publik, tapi sebenarnya sangat besar pengaruhnya,hingga saat inipun pagar nusa selalu menjadi garda terdepan untuk ulama".
Baca juga:
Betapa Pagar Nusa sangat bisa diandalkan. "Selama Munas & Konbes ini, peran para pendekar Pagar Nusa sangat penting. Mengawal para kiai dan menjaga keamanan selama acara Munas & Konbes berlangsung.  jelas Kiai Said.

Dalam taushiyahnya, Kiai Said memberikan penegasan penting, kepada para pendekar Pagar Nusa. "Kita ini memiliki dua amanah penting: amanah diniyyah dan amanah wathaniyyah. Amanah diniyyah (amanah keagamaan) menjadi tonggak para kiai dan santri-santri menjaga tegaknya agama, di tengah pelbagai goncangan serta dinamika politik. Sementara, amanah wathaniyyah (amanah kebangsaan), menjadikan para kiai dan santri tetap konsisten menjaga keutuhan bangsa,"terang pengasuh pesantren as-Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta.

Source : NU Online

Monday, November 20, 2017

Bintang Trisula Cup Terbaru - Kejuaran Internal PSNU Pagar NUsa se Jawa-Bali

Kejuaraan Bintang Trisula Cup VI tahun 2017 telah usai pada Minggu malam (19/11/17)  kejuaran internal PSNU Pagar Nusa digelar selama 3 hari di gedung Sport Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara ditutup oleh pidato singkat dan seremonial penutupan sederhana serta ditutup secara hikmat dengan benih-benih atlit tercetak secara natural dengan kualitas terbaik diantara yang terbaik.


Kepada seluruh atlet agar terus rutin melatih skil dan kemampuan, agar bisa mengikuti kejuaraan BTC tahun depan dengan penuh persiapan, sehingga peluang untuk menjadi juara semakin besar. Ujar pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Pagar Nusa UIN Malang DR. Syaiful.

Kejuaraan ini merebutkan puluhan piala dan penghargaan serta untuk menjalin iktana silaturahmi anata pesilat psnu pagar nusa diseluruh silayah jawa-bali. kemudian acara penutupan terakhit ditutup dengan penyerahan sertifikat dan uang pembinaan kepada juara umum dan pesilat terbaik di ajang tersebut.

Dimana dalam kejuaran Bitang Trisula Cup ke VI didapat: 

  • Juara Umum Pertama Yayasan Hasym Pusat
  • Juara Umum Kedua SMPN 44 Surabaya
  • Juara Umum Ketiga Yayasan Bina Bangsa Surabaya

Untuk pesilat terbaik putra dalam kejuaran BTC diraih Oleh Atlite Pagar Nusa dari Banyumas Muhammad Rizal , sementara Pesilat terbaik Putri diraih oleh Aprilia Nur Safina dari Pengurus Cabang Pagar Nusa Kota Malang

Diadakannya secara rutin Kejuaraan Bintang Trisula Cup pertahun diharapkan dapat mencetak atlet-atlet yang berkualitas, sehingga bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selasa Kliwon - Hari Spesial PSNU Pagar Nusa

Pagar Nusa merupakan salah satu pencak silat dengan tiga unsur didalamnya yang saling berkesinambungan yaitu seni, olahraga dan spritual ketiganya didalam PSNU Pagar Nusa menjadi unsur yang saling mengikat dengan sangat luar biasa. berbeda dengan aliran/organisasi pencak silat lain yang ada diindonesia dimana Pagar Nusa merupakan satu-satunya pencak silat yang berkembang dari spritual para Ulama serta kombinasi para tokoh-tokoh yang mahir didalam pencak silat dari berbagai aliran diseluruh penjuru negeri. inilah yang membuat PSNU Pagar Nusa menjadi pencak silat spesial.



Terlepas dari tiga unsur diatas pagar nusa juga memiliki satu unsur tambahan yang lebih spesial yaitu unsur religi dimana dalam setiap perkembangan pencak silat yang dinaungi oleh Nahdlatul Ulama ini selalu mengedepankan  unsur religi sebagi bekal dan pondasi utama bagi pesilat yang belajar pencak silat Pagar Nusa. Salah satu kegiatan yang menandai pagar nusa selalu mengedepankan Religi adalah kegiatan-kegiatan didalam pencak silat pagar nusa bukan hanya belajar tentang silat melainkan unsur religi , tentu juga mengedepankan dan menyeimbangkan dengan ketiga unsur yang menjadi tolak ukur suau aliran pencak silat.

”Selasa Kliwon” menjadi malam istimewa bagi pagar Nusa dan pada setiap pasangan hari itu, atau setiap bulan, PP Pagar Nusa rutin menggelar istighosah di masjid An-Nahdlyiah, lantai dasar kantor PBNU, Jakarta Pusat. hal ini selalu mendapat respon baik dari para anggota yang berada diwilayah jakarta untuk giat dan rutin berpartisispasi. dalam hal ini PP Pagar Nusa juga selalu membuat edaran/undangan sederhana bagi seluruh PSNU Pagar Nusa dan masyarakat umum. berikut undangan yang akan selalu diedarkan pada saat "Selawa Kliwon"


UNDANGAN ISTIGHOSAH PP PAGAR NUSA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Teriring doa serta salam, semoga kita senantiasa memperoleh pelindungan dari Allah SWT, amin.
Bersama ini, dengan hormat, PP PAGAR NUSA mengundang Bapak/ Ibu dan Saudara untuk berkenan hadir dalam acara "Istighosah Selasa Kliwon"

  • Hari/Tanggal; Selasa, 21 November 2017
  • Tempat; Masjid PBNU.jl kramat raya no 164 jakarta pusat
  • Waktu; 19.30 WIB (Bakda isya) - hingga selesai.
Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perkenan kehadirannya, kami haturkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Hormat kami,


Sekretariat PP PAGAR NUSA


Konfirmasi kehadiran:
Muh Sirojuddin,
+6289610992667
+6287821993226
Budi Saripan,
+62822-3176-2365

Hal seperti ini selalu diterapkan bukan untuk tujuan menata diri dalam beragama dan bertuhan saja melainkan sebagai dasar pondasi Pesilat Pagar Nusa dalam menjalin hubungan antar sesama manusia.
Semoga  informasi ini membuat kita sebagai pesilat pagar nusa semakain yakin bahwa kita berada dibarisan pesilat moderend dengan peikiran islam moderat.

Thursday, November 16, 2017

Kejuaraan BTC VI UIN Malang Desember 2017

Kejuaran Prestisius BTC PSNU Pagar Nusa diwilayah Jawa-bali kembali diadakan untuk yang ke 6 dalam pembukaan acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PP PSNU Pagar Nusa " @nabilharoen " Beserta Ketua Umum Pengurus Pagar Nusa Wilayah Jatim, Ketua Pengurus Pagar Nusa Kota Malang. Dan juga dihadiri langsung oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sumber img : http://www.pictame.com/user/ukmpagarnusauinmalang/2909224968


Salam pencak silat !!! Selamat datang para pesilat Pagar Nusa !!! Sudahkah anda siap dengan kejuaraan yang sangat bergengsi ini?  Pastinya anda sekalian sudah berlatih dan penuh persiapan dalam acara kejuaraan BTC VI yang sangat bergengsi ini. Sekadar mengingatkan dan menginformasikan bahwa hari ini ada acara TM (Technical Meeting) BTC VI yang akan dilaksanakan di Gedung SC.

Acara BTC VI akan dilaksanakan pada: Hari : 

  • Kamis-Ahad Tanggal : 16-19 November 2017 
  • Tempat : Gedung SC

Untuk juklak terbaru bisa didapatkan di: IG @ukmpagarnusauinmalang 
Email : ukmpagarnusa.uinmlg@gmail.com
Cp : Hiral : 085855000863 
Kesekretariatan : 085706333553

Demikian pemberitahuan ini dibuat, atas perhatian dan kerjasama saudara, kami sampaikan banyak terimakasih

Sumber artikel : http://www.pictame.com/user/ukmpagarnusauinmalang/2909224968

Thursday, November 2, 2017

Musisi Neo Letto Didaulat Sebagai Pendekar Pagar Nusa

Musisi dan penyanyi Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal dengan nama Noe Letto didaulat menjadi Duta Pagar Nusa. Noe Letto didaulat sebagai Duta Pagar Nusa oleh Ketua Umum Pagar Nusa Nabil Haroen di NU Center, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (29/10)

Gambar pagar nusa
Dilarang menghilangkan credit pada gambar hargai para creator dan desaigner | Sontoloyo.pn 


"Pimpinan Pagar Nusa melihat kiprah Noe Letto dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus pengabdian pada persatuan negeri ini. Ini selaras dengan visi Pagar Nusa," kata Nabil Haroen dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin kemarin. Nabil sendiri menginginkan Pagar Nusa tak sekadar menjadi organisasi pencak silat, melainkan juga sebagai kekuatan bela negara.
Noe mengaku senang menerima amanah sebagai Duta Pagar Nusa yang dinilainya merupakan salah satu kekuatan besar yang menyokong keutuhan bangsa. Anak budayawan Emha Ainun Nadjib ini pun mengajak generasi milenial bergabung dalam Pagar Nusa untuk mengasah kekuatan mental, fisik, dan spiritual sekaligus menjadikannya sebagai ajang untuk mengabdi pada negara. 

"Kepedulian pada bangsa menjadi sangat penting, apalagi di era sekarang ini. Pertahanan mental, fisik, dan spiritual menjadi prasyarat penting untuk berkontribusi di era sekarang. Menjadi bagian dari Pagar Nusa, merupakan keistemewaan bagi generasi muda sekarang," katanya. 

Wakil Ketua Umum Pagar Nusa KH Athoillah Habib (Gus Atho) menegaskan bahwa diera siber sekarang ini pertahanan fisik dan spiritual masih sangat penting. 

Baca Juga

"Kita bisa melihat bagaimana China, Jepang, dan beberapa negara lain, tetap menjaga warisan bela dirinya di tengah perkembangan teknologi. Bahkan, keahlian bela diri dan kecerdasan mental-spiritual menjadi krusial untuk kehidupan masa sekarang," katanya. 

Dalam beberapa tahun ini, Pagar Nusa telah melatih sekitar tiga juta pendekar dan kader yang tersebar di penjuru Indonesia dan beberapa negara, di antaranya Malaysia, Hongkong, dan Taiwan. 

Baca juga 

Para pelatih Pagar Nusa juga diundang ke beberapa negara Eropa dan Asia untuk menjalani program residensi bela diri dan pertemuan antarperguruan bela diri lintas negara.

Wednesday, October 25, 2017

Peran Pagar Nusa Untuk Nahdlatul Ulama dan Bangsa Indonesia

Pagar Nusa → Pencak silat yang tumbuh dan berkembang dibawah naungan Panji Nahdlatul Ulama. Keberadaan pencak silat ini menjadi paket penyempurna dalam struktur Badan Otonom (Banom) dalam bidang seni budaya dan pencak silat.

Peranan Pagar Nusa Untuk NU dan Bangsa | Infopagarnusa.com
Peranan Pagar Nusa Untuk NU dan Bangsa

Pagar Nusa sendiri berkembang pesat diberbagai wilayah diseluruh nusantara dari sabang hingga merauke. meskipun telah terbentuk kurang lebih 30 Pengurus Wilayah yang tersebar diindonesia namun secara aktual dilapangan masih kurang maksimal. disisi lain pencak silat pagar nusa memiliki sejarah panjang dan history perjalanan yang sangat menarik dari tujuan dibentuknya pagar nusa hingga lika-liku perkembangan dikehidupan masyarakat baik berbangsa dan beragama.

Lantas apa tujuan daripada dibentuknya pencak silat NU Pagar Nusa?
  1. Pertama kita kembali baca lagi Bagaimana Sejarah pagar nusa
  2. Kedua Tokoh-tokoh penting yang menuangkan ide untuk membentuk Pencak Silat Nu Pagar Nusa 



Jika pada sejarah singkatnya tercatat bahwa pagar nusa dibentuk oleh para tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama yang memiliki pengaruh besar pada waktu itu diantaranya:
  • PBNU Kh. Abdurrahman Wahid
  • Rais Aam Kh. Ahmad Sidiq
  • KH. Saifurrizal (Pengasuh Pesantren zainul hasan)
  • Kh. Syansuri badawi (Sesepuh Ponpes Tebu Ireng - Jombang)
  • PWNU jawa timur K. Bukhori Susanto yang berasal dari Kab.Lumajang 
  • Kh.Suharbillah SH.LL.T (Pengasuh pondok pesantren  An Najiyah Sidosermo Surabaya)
  • Kh. Abdullah Maksum Jauhari (Gus Maksum)
  • Kh. Abdurahman ustman dari jombang
  • Kh. Muhajir dari kediri
  • Kh. Atoillah dari surabaya
  • Drs. Lamro dari ponorogo
  • Timbul Jaya SH pendekar asal lumajang dll.
Tujuan Pagar Nusa Untuk Nahdlatul Ulama
  • Menjadi Banom NU yang mengemban tugas menjaga dan melestarikan kebudayaan leluhur melalui seni beladiri pencak silat
  • Sebagai benteng Ulama
  • Sebagai wadah yang mengikat pencak silat berbagai aliran dinusantara
Tujuan Pagar Nusa Untuk Bangsa
  • Penjaga harkat dan martabat bangsa dan negara
  • Menlahirkan generasi-generasi yang cinta budaya bangsa
  • Menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa
  • Mengharumkan nama bangsa indonesia melalui prestasi

Monday, October 23, 2017

Badan Otonom Resmi Nahdlatul Ulama

Badan Otonom adalah perangkat atau perangkat struktural suatu organisasi yang membentuk satu kesatuan dalam sebuah organisasi dimana perangkat strutural tersebut dinaungi secara langsung oleh organisasi secara resmi.
Banom-banom Nahdlatul Ulama | Infopagarnusa.com
Banom-banom Nahdlatul Ulama

Badan Otonom Nahdlatul Ulama yang berfungsi melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama yang berkaitan dengan kelompok masyarakat tertentu dan beranggotakan perorangan.

Badan Otonom dalam Nahdlatul Ulama secara struktural organisasi telah disepakati diberbagai elemen dan dikelompokkan dalam beberapa katagori 

  1. Badan Otonom berbasis usia dan kelompok masyarakat tertentu
  2. Badan Otonom berbasis profesi dan kekhususan lainnya.

Enam jenis Badan Otonom berbasis usia dan kelompok masyarakat tertentu dalam Nahdlatul Ulama Meliputi:

  1. Muslimat Nahdlatul Ulama disingkat Muslimat NU untuk anggota perempuan Nahdlatul Ulama.
  2. Fatayat Nahdlatul Ulama disingkat Fatayat NU untuk anggota perempuan muda Nahdlatul Ulama berusia maksimal 40 (empat puluh) tahun.
  3. Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama disingkat GP Ansor NU untuk anggota laki-laki muda Nahdlatul Ulama yang maksimal berusia 40 (empat puluh) tahun.
  4. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama disingkat IPNU untuk pelajar dan santri laki-laki Nahdlatul Ulama yang maksimal berusia 27 (dua puluh tujuh) tahun.
  5. Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama disingkat IPPNU untuk pelajar dan santri perempuan Nahdlatul Ulama yang maksimal berusia 27 (dua puluh tujuh) tahun.
  6. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia disingkat PMII untuk mahasiswa Nahdlatul Ulama yang maksimal berusia 30 (tiga puluh) tahun.

Delapan jenis Badan Otonom berbasis profesi dan kekhususan lainnya diantaranya adalah:

  1. Jam'iyyah Ahli Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah disingkat JATMAN untuk anggota Nahdlatul Ulama pengamal tharekat yang mu'tabar.
  2. Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh disingkat JQH, untuk anggota Nahdlatul Ulama yang berprofesi Qori/Qoriah dan Hafizh/Hafizhah.
  3. Ikatan Sarjana Nahdlalul Ulama disingkat ISNU adalah Badan Otonom yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama pada kelompok sarjana dan kaum intelektual.
  4. Serikat Buruh Muslimin Indonesia disingkat SARBUMUSI untuk anggota Nahdlatul Ulama yang berprofesi sebagai buruh/karyawan/tenaga kerja.
  5. Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa untuk anggota Nahdlatul Ulama yang bergerak pada pengembangan seni bela diri.
  6. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama disingkat PERGUNU untuk anggota Nahdlatul Ulama yang berprofesi sebagai guru dan atau ustadz.
  7. Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama untuk anggota Nahdlatul Ulama yang berprofesi sebagai nelayan.
  8. Ikatan Seni Hadrah Indonesia Nahdaltul Ulama disingkat ISHARINU untuk anggota Nahdlatul Ulama yang bergerak dalam pengembangan seni hadrah dan shalawat.
Sumber :